Dalam dunia usaha, baik itu di bidang apa saja tentulah menuntut harus melakukan kerja. Pekerjaan yang setiap hari harus dikerjakan sudah sewajarnya dilakukan bila ingin pekerjaan itu bisa selesai. Penyelesaian pekerjaan tidak dapat ditunda-tunda jika harus memenuhi target yang telah ditentukan. Menentukan pekerjaan harus selesai pada waktunya, disebabkan oleh beberapa hal :
- Pekerjaan harus selesai karena permintaan dari konsumen yang menuntut bahwa pekerjaan itu harus selesai secepatnya, di sini memperlihatkan factor waktu yang pro kepada konsumen.
- Pekerjaan itu harus selesai dengan lebih cepat disebabkan oleh volume permintaan yang melebihi kapasitas yang normal dilihat kemampuan pekerja dalam mengerjakan kegiatan kerjanya.
- Pekerjaan itu harus selesai karena factor pekerja sedang memiliki volume pekerjaan yang normal, namun pekerja sendiri sedang punya target waktu yang relative sedikit disebabkan ada kegiatan lain diluar pekerjaan tersebut.
- Pekerjaan harus diselesaikan lebih cepat agar pekerja memperoleh upah lebih banyak, jika jenis pekerjaan itu bersifat borongan.
- Pekerjaan itu dapat diselesaikan tidak tepat waktu disebabkan faktor gaji yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku umum, sehingga pekerja tidak termotivasi menyelesaikan pekerjaan
dengan lebih cepat dari pada waktu yang biasanya berlaku. - Pekerja merasa malas bekerja karena pengusaha sedang merugi atau bisnis lagi sepi order.
- Buruh selaku pekerja ogah-ogahan bekerja karena sang manajer atau bos yang kikir alias pelit.
- Pekerjaan itu bisa diselesaikan lebih cepat oleh sipekerja tanpa memandang gaji tinggi ataupun rendah, hal ini bisa disebabkan oleh pekerja memiliki kesadaran kerja sebagai suatu kewajiban yang harus ia laksanakan sebagai suatu bentuk pengabdian kepada pekerjaan itu sendiri.
Dari 8 poin uraian di atas dapat dirangkum bahwa kegiatan, bisnis, dan atau pekerjaan sangat ditentukan oleh :
- Waktu.
- Pekerja atau buruh.
- Pemberi kerja dan konsumen.
- Upah atau gaji atau honor atau uang.
- Volume permintaan dan penawaran terhadap produk.
- Regulasi atau aturan yang berlaku umum pada suatu wilayah.
- Sifat kesadaran baik sipekerja maupun majikan yang sudah mapan.
Bila dikelompokkan lagi dilihat dari yang berkepentingan lebih besar, maka dunia usaha atau bidang ataupun bidang bisnis tertentu sangat dipengaruhi oleh :
- Tenaga kerja.
- Modal yang berupa peralatan dan barang modal lain
yang dimiliki pekerja. - Tingkat upah atau besaran gaji, dilihat dari nilai nominal uang.
- Waktu dilihat dari sekala prioritas penyelesaian kegiatan kerja.
- Peraturan perusahaan atau peraturan resmi di dalam suatu region.
- Kesadaran kerja yang sudah mapan pada suatu komunitas tertentu.
Pandangan dari semua uraian di atas, menunjukkan bahwa Bisnis pada suatu bidang apapun jenisnya termasuk didalamnya bisnis internet yang harus selalu online dengan bantuan perkakas teknologi informasi seperti computer baik hardware maupun software serta pelengkap pendukungnya, sangat dipengaruhi oleh faktor penyebab sebagai berikut:
- Buruh maupun pengusaha, dalam hal ini
merupakan Sumber Daya Manusia. - Motivasi untuk melakukan bisnis ataupun kegiatan kerja.
- Materi baik berupa uang maupun barang modal.
- Situasi dan kondisi termasuk di dalamnya waktu, aturan, dan factor alam.
Jika dipandang dari kodrat sifat alamiah manusia yang harus melakukan kerja, baik itu berstatus buruh maupun pelaku bisnis karena mempunyai kebutuhan akan makan dan minum serta kebutuhan yang lebih tinggi lagi. Tetapi karena peradaban umat manusia yang sudah semakin maju dan mapan, maka timbul kepentingan-kepentingan yang lebih luas lagi. Demikian pula karena kepentingan ekonomi yang mengharuskan serba praktis, efisien, efektif dan tepat waktu dalam melakukan etos kerja maupun bisnis. Karena itu siapa yang tidak mau bekerja maka tidak akan mendapatkan hasil. Demikian pula dalam hubungan pekerjaan di bidang kerja tulis menulis, siapa yang tidak melakukan kerja menulis baik itu berupa resensi, laporan, isian suatu situs, buku maupun mengetik melalui media elektronik maupun menulis tangan biasa, maka tak akan mendapatkan uang ataupun honor sebagai bentuk penghargaan terhadap jerih payah yang telah dilakukan.
Ungkapan itu secara ringkas dapat dikatakan bahwa Tanpa kerja tak ada hasil hampir pro identik dengan tanpa menulis tak dapat uang.
Jadi semua itu sangat tergantung dari motivasi pada setiap orang, bahwa insan sebagai manusia memiliki kewajiban harus pro melakukan usaha atau kerja karena sudah menjadi kodrat alam harus menjalankan kewajiban bekerja memenuhi kebutuhan hidup sebagai bentuk kesadaran yang sudah semestinya dilaksanakan.